PT.Damarindo Mandiri Lowongan JASA SPG (Jasa Sales Promotion Girl dan Boy) Pada umumnya sebagian perusahaan besar dari perusahaan-perusahaan di Indonesia
serkali menggunakan acara atau event sebagai salah satu media perkenalan dan juga promosi terhadap produk bisnisnya, dengan adanya konsep seperti itu maka perusahaan sangat-lah membutuhkan tenaga ahli dari seseorang yang mempromosikan salah satu produknya yang disebut SPG (Sales Promotion Girl) dan SPB (Sales Promotion Boy) Peran dan fungsi Sales Promotion Girl atau yang lebih dikenal dengan SPG memiliki kedudukan yang semestinyaPT.Damarindo Mandiri Lowongan JASA SPG (Jasa Sales Promotion Girl dan Boy) Pada umumnya sebagian perusahaan besar dari perusahaan-perusahaan di Indonesia mendapat perhatian lebih di dalam pencapaian target penjualan produk perusahaan. Akan sangat disayangkan, jika selama ini SPG maupun SPB atau Sales Promotion Boy diposisikan sebagai nomor 2 daripada salesman. Meski ada beberapa pendapat yang menyatakan bahwa tugas SPG atau SPB lebih ringan dibanding salesman, akan tetapi kontribusi mereka membuktikan bahwa sebagian besar target penjualan tertutupi bahkan terlampaui karena hasil kerja giat mereka.Belum lama saya diundang berdiskusi oleh seorang sales manager dan pimpinan HRD satu perusahaan farmasi yang berlokasi di Pulogadung, Jakarta Timur, mengenai persoalan para SPG yang ditempatkan di counter-counter apotek yang tersebar luas di Indonesia. Target pelanggan mereka adalah orang-orang level menengah ke atas yang notabene sudah cukup memahami produk-produk suplemen kesehatan yang berkualitas. Sementara para SPG yang rata-rata merupakan lulusan Sekolah Menengah Tingkat Akhir merasa minder saat berhadapan dan harus menawarkan produk-produk kepada para calon pembeli tersebut. Ketidaksiapan para SPG saat berhadapan dengan pelanggan dan menawarkan produk pada pelanggan, umumnya terkendala pada faktor-faktor : Keterbatasan SPG memahami dan menguasai keseluruhan informasi mengenai product knowledge produk Keterbatasan SPG mengenal karakter masing-masing calon pembeli Keterbatasan SPG berkomunikasi secara elegan saat mereka menawarkan produk Keterbatasan SPG membaca dan mengartikan keinginan dan kebutuhan calon pembeli Keterbatasan pengetahuan SPG tentang cara yang benar dalam menerima kehadiran calon pembeli dan cara beretika yang benar memperlakukan calon pembeli Keterbatasan pengetahuan SPG mengenai melakukan maintenance maupun after sales service yang berakibat pada hubungan yang hanya bersifat sementara mengupas persoalan spg SPG Counter di Satu Pusat Perbelanjaan Satu lagi faktor yang berpengaruh terhadap penurunan target penjualan SPG adalah seringkalinya terjadi keterlambatan perusahaan outsourcing yang menjadi jembatan penghubung perusahaan tempat SPG bekerja dalam pemberian komisi dan insentif. Sementara perusahaan tempat SPG bekerja sering tidak mengetahui persoalan para SPGnya terkait hal tersebut. Akibatnya, motivasi SPG bisa menurun dalam menjual. Saat motivasi menjual menurun, maka berdampak penjualan ikut menurun. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, sejak awal haruslah dikomunikasikan secara transparan mengenai upah, komisi, insentif, dan lain-lain dalam kontrak kerja yang disepakati bersama oleh perusahaan outsourcing, perusahaan tempat SPG bekerja, dan SPG. Dan setelahnya SPG perlu secara rutin diberi pembekalan tentang product knowledge, service excellence, customer satisfaction, cara menjual, etika berkomunikasi, handling objection, after sales service, cara bersikap, cara berperilaku, dan sebagainya; yang mana ini semua bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mereka dan pastinya meningkatkan target penjualan mereka

















0 komentar:
Posting Komentar